sesungguhnya aqikat taubat adalah kembali kepada allah di sertai keteguhan melaksanakan apa yang di perintahkan dan meninggalkan apa yang di larang.kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan,dari keburukan kepada kebaekan dari jalan setan kepada jalan ar-rahman..taubat, bukan hanya dari perbuatan dosa saja sebagaimana yang dikira oleh banyak orang yang menggambarkan bahwa taubat hanya layak dilakukan oleh mereka yang telah terjerumus dalam lembah nista seperti sina, minuman keras dan semacamnya,bahkan taubat yang dilakukan manakala seseorangmeninggalkan perkara-perkara kebaekan yang diperintahkan lebih penting dari taubat karna perbuatan keburukan yang di langgar, karena ikhlas kepada allah dan tawakkal kepada-nya serta cinta dan harap kepada rahmat-nya serta takut kepada azap-nya sabar dalam melaksanakan perintah-nya, menjauhkan apa yang dilarang serta menyerah terhadap segala keputusan-nya dan yang semacamnya dari tindakan lahir maupun batin, semua itu adalah termasuk kewajiba-kewajiban,..karna itu allah ta'ala menggantungkan keselamatan secara mutlak dengan melaksanakan perkara yang di perihkan. dan meninggalkan perkara yang di larang,
firman allah ta'ala..yang artinya:..dan bertaubatlah kamu sekalian kepada allah, hai orang-yang beriman supaya kamu beruntung"(Qs.an-nur:31)
setiapa orang yang bertaubat pasti beruntung.seseorang di katakan beruntung jika dia melakukan perbuatan yang di perintahkan allah dan meninggalkan apa yang di larang-nya..
firman allah ta'ala: yang artinya:"dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim".(QS.al-hujarat:11)
meninggalkan perkara yanga di perintahkan adalah tindakan zalim, sebagaimana melaksanakan hal yang di larang juga di katakan zalim,hilangnya cap"zalim" dari diri seseorang adalah mana kala dia bertaubat deri kedua hal tersebut maka manusia-dari sisi ini- hanya terdiri dari dua macam; orang yangbertaubat dan orang yang zalim.tidak ada selain itu.dengan demikian taubat adalah: meninggalkan maksiat kepada allah dan kembali kepada keta'atan kepada-nya,karena allah-lah yang berhak disembah,dan hakekat penyembahan adalah: rendah dan tunduk kepada yang di sembah dengan penuh kecintaan dan penghormatan, jika seseorang jauh dari ketaatan kepada robb-nya maka taubatnya adah kembali kepada-nya dan berdiri di pintunya sebagai orang yang fakir,rendah dan takut di hadapan-nya"
firman allah ta'ala..yang artinya:..dan bertaubatlah kamu sekalian kepada allah, hai orang-yang beriman supaya kamu beruntung"(Qs.an-nur:31)
setiapa orang yang bertaubat pasti beruntung.seseorang di katakan beruntung jika dia melakukan perbuatan yang di perintahkan allah dan meninggalkan apa yang di larang-nya..
firman allah ta'ala: yang artinya:"dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim".(QS.al-hujarat:11)
meninggalkan perkara yanga di perintahkan adalah tindakan zalim, sebagaimana melaksanakan hal yang di larang juga di katakan zalim,hilangnya cap"zalim" dari diri seseorang adalah mana kala dia bertaubat deri kedua hal tersebut maka manusia-dari sisi ini- hanya terdiri dari dua macam; orang yangbertaubat dan orang yang zalim.tidak ada selain itu.dengan demikian taubat adalah: meninggalkan maksiat kepada allah dan kembali kepada keta'atan kepada-nya,karena allah-lah yang berhak disembah,dan hakekat penyembahan adalah: rendah dan tunduk kepada yang di sembah dengan penuh kecintaan dan penghormatan, jika seseorang jauh dari ketaatan kepada robb-nya maka taubatnya adah kembali kepada-nya dan berdiri di pintunya sebagai orang yang fakir,rendah dan takut di hadapan-nya"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar